Begini Caranya Cuci Tangan Pakai Sabun Cegah Penyakit

Senin, 16 Oktober 20170 komentar

Siswa SD Larangan sedang praktek cuci tangan pake sabun ( Foto ; hms )

Kabardaerahku ( Brebes )
Sebanyak 659 anak SD Negeri 01, 02 dan 04 Larangan melakukan cuci tangan secara serentak di halaman sekolah setempat. Praktek mencuci tangan tersebut dalam rangka memperingati hari cuci tangan pakai sabun sedunia (HCTPS), yang jatuh setiap tanggal 15 oktober. 

Mereka sangat gembira bercuci tangan pakai sabun, karena didampingi Wakil Bupati Brebes Narjo SH beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes Sri Legiastuti Narjo.
“Cuci tangan pakai sabun, ternyata mampu menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia,” kata Wakil Bupati Narjo di sela kegiatan di halaman kompleks SD N Larangan 01, 02 dan 04 Larangan Brebes, Senin (16/10).

Narjo mengajak seluruh siswa untuk membiasakan diri mencuci tangan dengan baik dan benar dengan memakai sabun. Karena dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh kuman dan virus seperti flu, diare, gangguan pernafasan, dan cacingan.

Semua jenis sabun dapat digunakan untuk mencuci tangan baik itu sabun mandi biasa, sabun antiseptik, sabun batang ataupun sabun cair.  “Ayo cuci tangan pakai sabun,” ajaknya penuh semangat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Brebes Ny Sri Legiastuti Narjo selaku Ketua Panitia menjelaskan, diajaknya para siswa SD untuk mencuci tangan pakai sabun, agar mereka mengetahui tentang kebersihan sejak dini. “Angka kematian disebabkan diare disebabkan akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan,” kata Ny Tuti, panggilan akrabnya.

Hari cuci tangan pakai sabun sedunia mengajak segenap lapisan masyarakat, terutama anak-anak kelompok usia sekolah untuk benar-benar melakukan cuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir setiap hari dan seumur hidup sebagai suatu gerakan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sri Gunadi Parwoko menuturkan, peringatan HCTPS 2017 mengambil tema our hand our future atau tangan kita masa depan kita. Menurutnya, tangan merupakan organ yang paling sering bersentuhan dengan berbagai hal baik tubuh kita sendiri maupun benda–benda di sekitar, seperti pensil, buku, penggaris, meja, kursi sampai toilet yang mungkin telah terkontaminasi oleh kuman-kuman.

Tangan menjadi perantara berbagai kuman dan virus dapat masuk ke dalam tubuh kita.

“Kalau mencuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar, dapat menghilangkan kuman yang terdapat pada tangan kita. Cuci tangan pakai sabun (ctps) merupakan cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan,” tandas Sri Gunadi.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Pemberdayaan dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Brebes Muktar MKes menambahkan,  Kecamatan Larangan terpilih menjadi lokasi peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia tahun ini, karena kecamatan  Larangan merupakan kecamatan yang menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat.

Terutama dalam hal pemanfaatan sarana sanitasi dan prilaku cuci tangan pakai sabun dari tahun ke tahun meningkat secara signifikan, sehingga masyarakat menjadi sehat.

Muktar menjelaskan ada tujuh langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar yaitu pertama, menggunakan sabun dan di bawah air mengalir. Kedua, lamanya mencuci tangan pakai sabun antara 40-60 detik, ketiga basahi tangan seluruhnya dengan memakai sabun secukupnya. Keempat, gosok benar-benar semua bagian tangan dan jari selama minimal 20 detik terutama untuk membersihkan bagian-bagian bawah kuku, antara jari, telapak tangan dan punggung tangan.

Kelima, bilas tangan dengan air bersih yang mengalir, keenam keringkan tangan dengan handuk atau tissue dan gunakan handuk atau tissue untuk menutup kran dan ketujuh bila handuk tidak tersedia, keringkan dengan udara atau dianginkan.(ws / Pur )


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia