LTSA PTKLN Upaya Lindungi Pekerja Migran

Selasa, 27 Maret 20180 komentar

Lounching  ( foto :hns (


Kabardaerahku ( Brebes )
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH melaunching kantor Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (LTSA PTKLN). Dibukanya LTSA, sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Brebes memberikan pelayanan maksimal yang efektif, efisien, transparan  dan mempercepat peningkatan kualitas layanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indoensia (TKI). 

Sehingga PMI bisa terlindungi baik sebelum pemberangkatan, keberadaan diluar negeri maupun pasca bekerja karena telah memiliki dokumen yang legal.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat melaunching kantor LTSA PTKLN jalan Gajah Mada 93 Brebes, Selasa (27/3).

Idza menegaskan, didirikannya LTSA juga meminimalisir kasus negatif PMI, karena sudah dipastikan mereka yang berangkat melalui prosedur LTSA dan dipastikan legal.

Idza mengingatkan, agar kompetensi dan profesional PMI harus diutamakan, dengan melakukan pendampingan atau kursus ketrampilan yang dibutuhkan Negara tujuan. Seperti kursus bahasa, adat istiadat dan kepribadian.

“Kirimlah PMI yang benar benar dibutuhkan, kalau datanya kurang apalagi sampai menyalahgunakan data, jangan diberangkatkan,” tegasnya.

Kualitas PMI, tegasnya, akan menjaga kehormatan Indonesia, menjaga Brebes sebagai kantong PMI. Karena sudah menjadi tugas bersama untuk melindungi warganya, maka bersama-sama pula dalam penanganan persyaratan pendokumentasian PMI.

“PMI Brebes, telah menyumbang devisa Negara sebesar Rp 3,4 trilyun pertahun atau Rp 279 milyar perbulan. Jumlah ini setara dengan APBD Kabupaten Brebes,” terangnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Brebes Zaenuddin menjelaskan, pembangunan LTSA dibiaya APBN Sebesar Rp 500 juta. Sedangkan piranti lainnya didanai APBD tahun 2017 dan 2018. Dengan adanya LTSA penyelesaian dokumen PMI yang dulunya selesai berkisar antara 3-5 minggu bahkan sebulan lebih, sekarang hanya membutuhkan waktu dalam hitungan hari saja.

Direktur Kerjasama dan Verifikasi Dokumen Penempatan BNP2TKI Dr Haposan Saragih, mengungkapkan terjadinya Trafficking atau perdagangan manusia ke luar negeri akibat dari tidak tercatatnya PMI sehingga melaluin jalur ilegal.

Seluruh PJTKI, lanjut Haposan, harus melalui LTSA untuk melindungi pekerja itu sendiri. Semua terdaftar, dokumennya lengkap, tidak boleh ada main mata.
Senada, Kasubid Perlindugan TKI Kementerian Tenaga Kerja RI Yuli Adi Ratno mengengungkapkan, LTSA antara lain sebagai solusi terbaik dalam pencegahan trafficking. 

Pemerintah cukup keras dan tegas, tidak ada ampun bagi siapapun yang terlibat dalam trafficking.
Yuli mengungkapkan kalau trafficking makin marak sehingga perlu kerja sama semua pihak untuk mencegahnya. Salah satu jalannya dengan pendirian LTSA yang hingga kini sudah mencapai 23 LTSA se Indonesia dan di Jawa Tengah ada 3 LTSA.

Dia tidak menutup mata karena masih banyak calo dan pihak pihak yang mau mengeruk untung semata dengan menempatkan tenaga kerja tanpa procedural.

Yuli memuji Bupati Brebes yang memiliki komitmen yang luar biasa terhadap perlindungan PMI terbukti LTSA bisa terwujud. Dia menegaskan, kerja bareng jadi penting untuk pelayanan dan perlindungan. TMI juga mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan.
Adanya pembagian peran antara perintah pusat hingga pemerintah desa dalam perlindungan PMI mampu juga menghindari modus baru terhadap pemerasan PMI.

Kehadiran LTSA, menurutnya meski belum sempurna tidak ada masalah karena sudah menunjukan adanya perubahan. Pada saatnya nanti juga ada perbaikan satu demi satu.

Sementara, Staf Ahli Kementerian Tenaga Kerja Nur Nadlifa, memandang pentingnya Desa Migran Integratif (Desmigratif) karena mampu memberi pelayanan bagi keluarga PMI maupun mantan PMI agar berdaya guna.
“Saat comunity parenting, mereka sedih, pengin Mamanya segera pulang, kami rindu,” ungkapnya.
Tegasnya, urusan PMI menjadi tanggung jawab bersama. Seluruh stake holder, elemen masyarakat untuk saling bergandeng tangan melakukan perlindungan. (ws /  Pur )

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia