Ghifar :Belajar Geografi Ternyata AsyikTahu Perut Bumi Hingga Batas Atmosfir

Sabtu, 12 Mei 20180 komentar

Foto (Hms )

Kabardaerahku ( Brebes )
Dua peserta didik SMA Negeri 2 Brebes berhasil mewakili Provinsi Jawa Tengah pada Olympiade Sains Nasional (OSN) bidang Geografi tingkat Nasional 2018. Seleksi tingkat Jawa Tengah telah digelar pada 17-19 April lalu di Semarang.Duta dari SMA 2 Brebes yakni Ghifary Muhammad dan Hayda Arifa akan berlaga ditingkat Nasional pada 1-7 Juli 2018 di Padang Sumatera Barat. Bagaimana suasana batin kedua siswa tersebut, berikut penuturannya.

Mempelajari geografi sangat mengasyikan karena bisa mengetahui isi inti bumi hingga batas akhir atmosfir. Betapa besarnya kuasa Allah SWT dengan menghadirkan keunikan dan kedasyatan alam raya. Perut bumi penuh dengan bereribu material sedangkan batas akhir atmosfir amat jauh, namun harus dapat dijangkau manusia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, pada muaranya seluruh isi alam raya ini untuk kesejahteraan dan kemaslahatan umat manusia.

Demikian kekaguman pemenang Olympiade Sains bidang Geografi tingkat Jawa Tengah 2018 Ghifary Muhammad saat berbincang  di ruang loby SMA Negeri 2 Brebes, Jumat (11/5).
“Mempelajari Geografi, menambah keimanan saya karena betapa agungnya ciptaan Sang Khalik,” tutur Ghifar yang masih duduk di kelas XI IPA 4 SMA N 2 Brebes.

Termasuk didalamnya, lanjut Ghifar yang gemar Ikan Goreng menuturkan bahwa mempelajari gografi harus menentukan sikap bagaimana pengelolaan tata ruang dan pembangunan berkelanjutan yang mensejahterakan masyarakat. Brebes misalnya, harus memiliki tata ruang yang berpihak kepada rakyat.
Anak kelahiran Purwokerto, 6 juni 2002 tersebut melihat Kabupaten Brebes harus melakukan perubahan signifikan mengenai tata ruang. Diantaranya harus memindahkan pusat ibu kota ke bagian tengah kendati membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kalaupun tidak, harus dilakukan pemekaran wilayah sehingga akses dan kebutuhan masyarakat bagian selatan terakomodasi, meskipun kedua opsi tersebut juga memakan dana yang tidak sedikit.

Sebelumnya, anak pasangan dari  Pulung Adji Nugroho dan Wiwik Widowati saat menempuh pendidikan di sebuah MTs di Pulau Bali, dia kerap meraih juara olympiade pada bidang Matematika tahun 2016. Diantaranya juara 1 Olympiade Matematika MTs se Provinsi Bali, peringkat 9 Olympiade Universitas Singaraja Bali Utara, peringkat 9 Olympiade matematika Universitas Udayana Denpasar Bali. Juga menjadi juara 2 Olympiade Matematika yang digelar MAN 1 Buleleng, MAN 2 Jembrana dan MAN Amlapura.

“Sejak SD hingga MTs Saya tinggal di Bali, sekarang ikut Mbah di Jalan Tentara Pelajar 63 Kelurahan Limbangan Kulon Brebes sehingga belajarnya,” tutur Ghifar yang bercita cita jadi Menteri Keuangan.
Begitupun dengan Hayda Arifa, mengaku senang mempelajari Geografi karena menyangkut keseluruhan kehidupan manusia di alam raya. Dengan mempelajari Geografi membuat cara pGhifar : Asyiknya Belajar Geografi Tahu Perut Bumi Hingga Batas Atmosfir

Kepala SMA N 2 Brebes Dr Sadimin mengaku senang dengan lolosnya dua siswanya maju ke tingkat nasional. Menurutnya, SMA 2 Brebes merupakan sekolah yang mentradisikan juara. Seperti tahun 2017 Siswa SMA Negeri 2 Brebes Auro Nur Afrida (Rora) berhasil meraih medali Emas pada Olympiade Sains Nasional (OSN) 2017 dan Luthfian Akmaldhani Sumartono (Fian) meraih perak pada ajang yang sama. “Semoga tradisi juara terus lestari, sehingga Brebes dan Jawa Tengah makin Berjaya,” pungkasnya. (ws/ Pr)



Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia