Puasa,Sambil Giatkan Siskamling

Jumat, 25 Mei 20180 komentar

Tarling di desa Kebonagung Jatibarang ( Foto : hms)

Kabardaerahku ( Brebes)

Wakil Bupati Brebes Narjo SH mengajak warga masyarakat untuk kembali menggiatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Hal ini perlu dilakukan demi menjaga ketentraman, keamanan dan konsufitas warga. Apalagi di saat Ramadhan, Hari Raya Idhul Fitri dan tahun politik dengan digelarnya pemilihan kepala daerah.

Demikian disampaikan Narjo saat sambutan Taraweh Keliling di masjid Nur Ilman di desa Kebonagung Jatibarang Brebes, Rabu (23/5) lalu.

Menurutnya, partisipas masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting karena yang bisa mengetahu langsung kondisi lingkungannya sendiri adalah warga masyarakat setempat.
Termasuk aksi terorisme di berbagai daerah menjadikan perhatian khusus dengan melaporkan orang asing dilingkungan kita masing-masing. Wakil Bupati Narjo mengecam keras tindak terorisme karena tidak sesuai dengan pancasila. “Saya mengutuk keras, atas perbuatan biadab teroris yang terjadi di berbagai daerah Indonesia,” ucapnya dengan nada tinggi.

Narjo menegaskan, kalau Pancasila sudah final menjadi dasar negara, untuk itu harus dijaga bersama-sama dengan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Narjo juga menjelaskan pentingnya kesetiaan kepada Bangsa dan Negara serta mematuhi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kepemimpinan dia telah membawa berkah kepada warga desa antara lain dengan digulirkannya dana desa yang lansung ke rekening desa. Sehingga pembangunan desa cepat terlaksana. Seperti jalan rusak, gorong gorong, irigasi, dan infrastruktur lainnya yang rusak bisa cepat diperbaiki semua.

Namun demikian, dana desa hendaknya didayagunakan sesuai aturan agar tidak terjadi kesalahan hukum, sehingga membawa berkah dan selamat. Jangan sampai, dana desa justru membawa mudlarat akibat digunakan tidak sesuai dengan aturan sehingga Kepala Desa harus tersandung hukum.

“Dana desa yang bergulir ke Brebes sebesar Rp 374 milyar untuk 292 desa se Kabupaten Brebes, sungguh luar bisa bila dibandingkan pada masa orde baru hanya kisaran Rp 5 juta per desa dari program Bangdes,” ungkapnya.

Camat Jatibarang Subagyo melaporkan, perekonomian di Jatibarang masih stabil di saat Ramadhan terbukti tidak ada gejolak kenaikan harga bahan pokok. Pembangunan desa juga lancar termasuk di desa Kebonagung telah dibangun pasar desa yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sebanyak Kepala desa di Kecamatan Jatibarang, lanjut Bagyo, juga telah melakukan kegiatan gotong royong dengan membangun tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). TPST dengan dana Rp 2,2 milyar merupakan hasil urunan gotong royong dari dana desa masing masing Rp 100 juta dari 22 desa se Kecamatan Jatibarang.

Tausiyah disampaikan Al Ustadz Wahyuni dengan nasehat antara lain pentingnya melaksanakan ibadah puasa dan taraweh. Ditengah masyarakat ada yang melaksanakan puasa dan melaksanakan taraweh. Ada yang puasa saja tapi tidak taraweh, pun ada yang taraweh tapi tidak puasa, juga ada yang tidak puasa dan tidak pula taraweh. Perilaku masyarakat tersebut, seiring dengan tingkat keimanan dan keislaman. Untuk itu, seharusnya kita bisa melaksanakan puasa dan juga sholat taraweh dengan didasari keikhlasan dalam ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, diberikan bantuan satu paket Al Quran, Ruku dan Sarung kepada pengurus masjid Nur Ilman dari Kantor Kementerian Agama Brebes yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag H Mahrus. Juga diberikan bantuan Rp 5 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Brebes yang diberikan Wakil Bupati Brebes Narjo. (ws / Pur)


Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia