TMMD Sengkuyung Tahap I 2018 Terkendala Cuaca

Sabtu, 05 Mei 20180 komentar

Bupati dan Dandim Tinjau Lokasi TMMD ( Foto : boy )

Kabardaerahku ( Brebes )
Setelah berjalan satu bulan dan  dibuka pada Rabu 4 April 2018, Dandim 0713 Brebes, menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I yang dilaksanakan di Desa Galuhtimur,Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes.

Upacara penutupan TMMD dilakukan di lapangan desa setempat dihadiri Forkopimda ( Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ) serta masyarakat Desa Galuh Timur  

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jendral Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dandim Brebes Letkol Hadi menjelaskan  kegiatan TMMD ini diharapkan bukan hanya menghasilkan output pembangunan fisik semata , namun yang lebih penting adalah pembangunan karakter bagi generasi muda.

Sementara dalam laporannya Komandan satuan Tugas menjelaskan hasil kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I di desa Galuhtimur Kecamatan Tonjong yang digelar sejak  4 April s.d 3 Mei 2018 mengasilkan beberapa pembangunan infarasruktur yang dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Usai upacara  Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Ahamd Hadi Hariono bersama Bupati Brebes Hj Idza Priyanti mengunjungi bazar pasar murah yang disediakan panitia berupa penjualan paket sembako dan hasil UKM desa Galuh Timur. 

Dari Pasar murah rombongan Dandim bersama Bupati menuju lokasi TMMD Sengkuyung Tahap 1 2018 yang berjarak sekira satu kilometer dari Kantor Balai Desa Galuh Timur.Dilokasi TMMD Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, didampingi Dandim  Brebes Letkol Hadi melakukan pemotongan untaian bunga melati tanda peresmian hasil  TMMD Sengkuyung Tahap I 2018.

Menurut Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Ahamd Hadi Hariono  TMMD merupakan program TNI AD yang dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, terutama di Desa Galuhtimur dan juga di Kabupaten Brebes.

“TMMD Sengkuyung Tahap I menghabiskan anggaran sebanyak Rp. 787.200.000,- untuk sasaran fisik dan non fisik. Pekerjaan fisik diantaranya pembuatan badan jalan sepanjang 1.250 meter lebar 4 meter, pekerjaan makadam panjang 700 meter lebar 3 meter, pembuatan talut penahan jalan sepanjang 20 meter tinggi 1-2 meter,  pembangunan jembatan panjang 4 meter lebar 4 meter dan pekerjaan gorong-gorong diameter 1 meter lebar 4 meter,” jelas Dandim. 

Dijelaskan Dandim,  pekerjaan pembuatan jalan sepanjang satu kilometer lebih, berupa makadam.  Meski demikian bisa dilalui kendaraan masyarakat yang ingin bepergian ke ladang maupun ke desa tetangga. " Programnya memamg pekerjaan makadam dan mengingat cuaca pada beberapa
hari yang lalu pekerjaan sempat terganggu namun semuanya bisa diatasi "pungkas Letkol Hadi. (Purwanto/ mmn )
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia