Mentan : Jangan Sekali Kali Dekati Narkoba

Kamis, 02 Agustus 20180 komentar

Mentan dan anak ( foto : hms )

Kabardaerahku ( Brebes )
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mewanti wanti kepada anak anak Brebes agar menjauhi Narkoba. Sebab narkoba menjadi biang utama hilangnya generasi bangsa dan sangat membahayakan kehidupan bangsa. Karena Narkoba, generasi menjadi hilang dan bangsa bisa hancur akibat generasinya juga hancur. Maka jangan sekali kali menyentuh apalagi menikmati Narkoba. 
Larangan tersebut disampaikan Menteri saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Brebes di Pendopo Bupati Brebes, Rabu (1/8).

Menurut menteri, banyak sekali tawaran yang diimingi-imingi oleh para pengedar Narkoba. Bentuk dan caranya secara terang terangan dan sembunyi sembunyi mengelabuhi generasi muda. Termasuk anak-anakpun sudah menjadi sasaran baik di perkotaan maupun pedesaan. 

Dalam kesempatan tersebut, Amran memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang berani menjawab pertanyaan dengan hadiah uang Rp 1 juta. 

Senada, Kepala BULOG Pusat Budi Waseso mengingatkan, bahwa dunia pertanian menghasilkan makanan untuk dikonsumsi manusia. Sehingga para teknokrat pertanian terus berusaha menciptakan bibit unggul juga sarana prasarana pertanian yang modern.

Namun ada hal membuat kita terkecoh oleh ulah para pengedar narkoba yang dengan lihai telah mencampur makanan dan jajanan dengan Narkoba, seperti permen yang mengandung narkoba.
“Adik adik harus hati-hati kalau jajan ya, dan jangan mau kalau diberi jajan oleh seseorang yang tidak dikenal,” kata Buwas panggilan akrab Budi Waseso.

Wakil Bupati Brebes Narjo SH dalam kata sambutannya menjelaskan, arti pentingnya anak bagi kehidupan manusia. Anak merupakan kelanjutan generasi dari masa ke masa. Pada anak tertumpu masa depan yang cerah, untuk itu perlu diperhatikan hak-hak dasarnya. 
Jangan sampai ada kekerasan dalam berbagai kehidupannya. Untuk itu, perlu dukungan semua pihak dalam memenuhi hak hak mereka. 

“Alhamdulillah, Kabupaten Brebes tahun ini telah dinobatkan kembali sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Madya,” ujarnya.
Juga mendapatkan prestasi sebagai Sekolah Ramah Anak untuk SMP 5 Brebes dan SMA N 2 Brebes serta Puskesmas Pelayanan Ramah Anak untuk Puskesmas Bumiayu. Penghargaan tersebut telah diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (23/7) malam lalu. 

Kepala DP3KB Khambali menambahkan, peringatan HAN tingkat Kabupaten Brebes melibatkan ratusan anak yang berusia SD, SMP dan SMA. Juga para penyandang Disabilitas yang ada di SDLB dan SMPLB. 

Menteri Pertanian dan Kepala Bulog usai bertemu Bupati menyempatkan diri pada peringatan HAN sebagai rasa peduli dan empati kepada anak-anak Brebes yang genius. 
“Kedatangan Menteri sangat membahagiakan anak-anak dan menjadi sejarah tersendiri bagi mereka,” ungkap Khambali dengan senyumnya yang mengembang. (ws / Pur  )

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia