Antisipasi ODOL Jembatan Timbang Ajibarang Difungsikan

Minggu, 16 September 20180 komentar

Pemukulan gong , Launching Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Ajibarang,
Kabupaten Banyumas ( foto : Hms )

Kabardaerahku ( Banyumas )
Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH menghadiri launching Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Launching UPPKB tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya keselamatan jalan, 

UPPKB yang dulu lebih dikenal dengan sebutan jembatan timbang itu telah lama tak aktif dan kini akan diaktifkan kembali sekaligus dikelola oleh Pemerintah Pusat melalui Dirjen Perhubungan Darat  (Hubdat), Kementerian Perhubungan, Sabtu (15/9) sore.

Dirjen Perhubungan Darat  (Hubdat), Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi melakukan launching pengoperasian ditandai dengan pemukulan gong.  Di dampingi Dirbinkes Hubdat M. Risal Wasal,  Kepala BPTD Jawa Tengah dan DIY Prasetyo Kuncoro, Korsatlak UPPKB Ajibarang Teguh Nur dan Plt Bupati Banyumas Budi Wibowo, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti serta DPRD setempat.

Launching jembatan timbang juga sebagai jawaban usulan Bupati Brebes dan Komunitas Save Fly Over Kretek, dan berbagai pihak lain di masyarakat. Mereka ingin UPPKB Ajibarang dioperasikan kembali guna mencegah ODOL  yang membahayakan keselamatan transportasi tersebut.

Akibat ODOL sudah nyata membahayakan keselamatan transportasi. Selain itu juga kerusakan jalan yang makin parah. Untuk mengatasi tingginya pelanggaran tersebut, Pemerintah bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam mengentaskan pelanggaran ODOL. 

“Ditjen Hubdat tak akan mentoleransi angkutan barang overdimensi dan overloading serta akan memberikan sanksi tegas pada pelanggaran itu,” tandas Dirjen Budi.
“Sedikitnya terdapat 64 % kendaraan angkutan barang melakukan pelanggaran baik pelanggaran overdimensi maupun pelanggaran overloading khusus di UPPKB Ajibarang, Banyumas,” tambahnya.

Launching UPPKB Ajibarang ini tujuan utamanya adalah untuk mekanisme kontrol dan pengawasan terhadap kendaraan yang melanggar ODOL .
Sebelum acara launching UPPKB Ajibarang  dimulai, Dirjen Budi dan Idza melihat ektifitas portable di UPPKB Ajibarang. Saat itulah truk dengan Nopol R 1785 CS melintas dan dilakukan penimbangan. Hasilnya, terbukti ada kelebihan muatan hampir 4 ton, atau melebihi 50% dari ketentuan batas toleransi yang diizinkan.

Pihaknya akan konsisten menindak pelanggaran overdimensi dan overloading (ODOL). “Buktinya truk tadi langsung ditilang dan silakan menyelesaikan sesuai kewajiban,” papar Dirjen Budi.

Setelahnya, rombongan menuju ke tempat acara launching. Launching UPPKB Ajibang ditandai dengan pemukulan gong oleh Dirjen Hubdat Budi Setiyadi didampingi Plt Bupati Banyumas Budi Wibowo dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Dalam sambutannya Dirjen Budi mengatakan “Launching UPPKB Ajibarang dilakukan  karena tingginya tingkat pelanggaran overdimensi dan overloading (ODOL) kendaraan angkutan barang yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kerusakan jalan dengan tingkat kerugian yang tinggi,” ucapnya.

Biaya perbaikan jalan  untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah tegas untuk menurunkan pelanggaran dimaksud. “Data Kementerian PUPR biaya untuk memperbaiki jalan mencapai Rp43.5 triliun per tahun,” tambah Dirjen Budi. (By/ Ws / Pur )

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : | Creating Website | Boy | Kabardaerahku | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Kabar Daerahku : Terkini - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by Kabardaerahku
Proudly powered by BanyumasMedia